Perbedaan Haji Tamattu’, Ifrad, dan Qiran: Dari Definisi Hingga Tatacara Melaksanakannya!

Kategori : Artikel, Ditulis pada : 23 Mei 2025, 11:00:03

IMG_7938 (1).JPG

Dalam pelaksanaan ibadah haji, terdapat tiga jenis haji yang diakui dalam syariat Islam, yaitu Haji Tamattu’, Haji Ifrad, dan Haji Qiran. Masing-masing memiliki tata cara tersendiri dalam pelaksanaannya, berikut penjelasan lengkapnya:

1. Haji Tamattu’

Definisi:

Haji Tamattu’ adalah jenis haji di mana seseorang melakukan umrah terlebih dahulu di bulan-bulan haji, kemudian menyelesaikan umrah tersebut dengan tahallul (memotong rambut), lalu menunggu hingga waktu pelaksanaan haji tiba untuk memulai kembali ihram khusus untuk haji.

Tata Cara:

  1. Niat ihram untuk umrah dari miqat.
  2. Masuk Mekkah, melaksanakan thawaf umrah, sa’i, dan tahallul.
  3. Keluar dari ihram dan berada dalam kondisi biasa sampai tanggal 8 Dzulhijjah.
  4. Pada tanggal 8 Dzulhijjah, berihram kembali dari tempat tinggal (hotel/tenda) untuk memulai ibadah haji.
  5. Melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji: wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, melempar jumrah, thawaf ifadah, sa’i, dan tahallul haji.

Keterangan:
Jenis haji ini mewajibkan penyembelihan dam (denda) berupa seekor kambing.

 

2. Haji Ifrad

Definisi:

Haji Ifrad adalah jenis haji di mana seseorang hanya berniat untuk haji saja tanpa umrah sebelumnya. Ibadah umrah (jika ingin dilakukan) baru dilaksanakan setelah seluruh rangkaian haji selesai.

Tata Cara:

  1. Niat ihram haji dari miqat.
  2. Melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji: wukuf, mabit, jumrah, thawaf ifadah, sa’i, dan tahallul.
  3. Setelah selesai haji, bisa melaksanakan umrah jika diinginkan (bukan bagian dari haji).

Keterangan:
Haji Ifrad tidak mewajibkan dam, karena hanya melaksanakan satu ibadah saja dalam satu musim.

 

3. Haji Qiran

Definisi:

Haji Qiran adalah jenis haji di mana seseorang berniat untuk melaksanakan umrah dan haji sekaligus dalam satu niat dan satu ihram, tanpa tahallul di antara keduanya.

Tata Cara:

  1. Niat ihram untuk haji dan umrah sekaligus dari miqat.
  2. Melakukan thawaf qudum (saat tiba di Mekkah).
  3. Melaksanakan sa’i (bisa dilakukan saat thawaf qudum atau setelah thawaf ifadah).
  4. Tetap dalam kondisi ihram hingga seluruh rangkaian haji selesai.
  5. Melaksanakan wukuf di Arafah, mabit, jumrah, thawaf ifadah, dan tahallul.

Keterangan:
Seperti Haji Tamattu’, Haji Qiran juga mewajibkan penyembelihan dam karena menggabungkan dua ibadah sekaligus.

Memahami perbedaan jenis-jenis haji penting agar pelaksanaan ibadah bisa sesuai dengan tuntunan syariat. Setiap jenis memiliki runtutan manasik yang berbeda, terutama dalam hal niat, waktu berihram, dan kapan tahallul dilakukan.

Kalau kamu ingin terus dapat informasi seputar haji, umroh, dan tips-tips perjalanan ibadah lainnya, jangan lupa follow Sanema Tour di media sosial dan kunjungi website resminya, ya!

? Follow kami di:

Dapatkan info terbaru, promo menarik, dan inspirasi perjalanan ibadah yang menenangkan hati. Yuk, bareng Sanema Tour, wujudkan perjalanan ibadah yang lebih pasti, nyaman, dan penuh makna! ?

Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id